Kominfo Desa Wirakanan, Indramayu- Perkembangan zaman digitalilasi yang begitu cepat berkembang pesat sehingga kita sebagai pelayan masyarakat harus bisa menyesuaikan. Jangan sampai kita selaku pelayan masyarakat justru ketinggalan dengan perkembangan zaman digitalilasi.
Demikian dikatakan Kuwu Desa Wirakanan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, H. Nurkat Hadikusomo, dalam memberikan sambutan pada pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas aparatur Pemerintah Desa Wirakanan, yang dilaksanakan selama 2 (Dua) hari, Sabtu (28/6/2025) sampai dengan Minggu (29/6/2025), bertempat di Aula Hotel Cipaganti 1, jalan raya Cipanas, Nomor 118, Desa Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.
"Seyogianya kita Pemerintah Desa Wirakanan perlu mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) agar bermanfaat untuk pelayanan masyarakat," kata H. Nurkat Hadikusomo, Sabtu (28/6/2025) Malam.
Menurutnya, membangun desa itu bukanlah hanya semata-mata tugas Kuwu tetapi seluruh elemen masyarakat yang ada di desa itu mempunyai kewajiban yang sama di dalam pembangunan di desa kita. Melalui peran kita masing-masing sehingga ini merupakan tanggungjawab kita bersama. Bukan semata-mata tanggungjawab kita Pemerintah Desa atau Kuwu saja. Dan, Saya setuju, Desa atau Kuwu sebagai penggerak, tetapi baiknya kita tentu bergerak dan bekerja bersama-sama.
"Kalau kita mengerjakan sesuatu dengan bersama-sama, Saya sangat yakin tidak ada kesulitan, tidak ada hambatan. Tidak ada masalah yang tidak ada solusi. Dengan adanya peningkatan kapasitas aparatur Pemerintah Desa Wirakanan ini tentu sudah siap mengikuti perkembangan zaman digitalisasi," kata H. Nurkat Hadikusomo.
Lanjut H. Nurkat Hadikusomo, masih banyak PR yang mesti kita laksanakan di kemudian hari. Pertama, yang perlu kita kerjakan bersama bahwa di Desa Wirakanan ini masih dalam proses menjadi desa digital.
"Desa Wirakanan ini sudah mempunyai teknologi yang cukup untuk menjadi desa digital. Sudah ada anjungan, website sudah tersedia. Tinggal sosialisasi dengan masyarakat dibuatkan akun, sehingga fasilitas yang sudah ada di Desa Wirakanan ini benar-benar bisa dilaksanakan dengan baik. Contoh, untuk pembuatan surat-surat, masyarakat tidak harus datang ke balai desa tetapi bisa melalui handphone. Tanda tangannya sudah tidak lagi menggunakan tanda tangan manual tetapi memakai tanda tangan digital atau barcode. Ini semua harus bisa kita wujudkan," kata H. Nurkat Hadikusomo.
Yang kedua, lanjut H. Nurkat Hadikusomo, BUMDes Wirakanan belum menjadi BUMDes yang mandiri. Padahal, fasilitas desa kita sekarang ini sudah dibangun pasar desa. Ini peluangnya sangat cukup besar. BUMDes Wirakanan ini harus bisa berkembang. Saya sangat berharap sekali, setelah mengikuti pelaksanaan peningkatan kapasitas aparatur Pemerintah Desa Wirakanan ini, BUMDes Wirakanan harus jalan.
"Tidak hanya saja pengurus BUMDes, tetapi kader-kader Posyandu dan Lembaga Desa harus bisa membantu bagaimana caranya BUMDes Wirakanan ini menjadi BUMDes yang maju" kata H. Nurkat Hadikusomo.
Selain itu juga, H. Nurakat Hadikusomo menyampaikan PR yang mesti dilaksanakan di kemudian hari yaitu pasar desa.
"Yang ketiga, pasar desa sebagi pusat ekonomi desa. Kami Pemerintah Desa Wirakanan telah memperjuangkan pasar yang dulunya sangat kumuh, Alhamdulillah sekarang sudah di bangun, cukup bagus, cukup megah, bangunanya tinggi. Tetapi sampai sekarang, sudah berjalan sekira 6 (Enam) bulan, pasarnya masih sepi," kata H. Nurakat Hadikusomo.
Selanjutnya, H. Nurakat Hadikusomo menyampaikan permasalah kebutuhan air bagi petani di musim sadon atau musim tanam ke 2 (MT2).
"Masalah kebutuhan air bagi petani khususnya di musim sadon. Tahun ini, Alhamdulillah, kemarau basah, sehingga masih ada hujan, walaupun di musim kemarau. Alhamdulillah, Desa Wirakanan hampir 100 pesen tanam," H. Nurakat Hadikusomo.
Pada kesempatan itu juga, H. Nurakat Hadikusomo berharap kepada Ketua RT dan Ketua RW untuk membantu apabila kesulitan air pada saat jadwal giliran.
"Kami berharap kepada Ketua RT dan Ketua RW untuk bisa membantu tatkala air sudah sulit di dalam jadwal giliran," harapnya.
Dengan adanya pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Wirakan, Rembuk Stunting Aksi Percepatan Penurunan Stunting, Pengelolaan Pasar Desa dan Pelatihan Digital Marketing Untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), H. Nurakat Hadikusomo berharap kepada semua yang mengikuti dengan seksama bisa mengimplementasikan dan mengembangkan.
"Kami berharap bimtek ini benar-benar telah kita laksanakan dan hasilnya juga bisa kita kembangkan dikemudian hari," kata H. Nurakat Hadikusomo mengakhiri sambutan.
Pada pelaksanaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Wirakan, selain Kuwu Desa Wirakanan, H. Nurkat Hadikusomo, dari pihak Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Kandanghaur yakni Sekretatis Cemat (Sekmat) Kandanghaur Wendy Irwandy, S.T., M.M dan Kepala Seksi Tata Pemerintahan (Kasi Tapem) Kecamatan Kandanghaur, H. Sakim, S.E., M.A.P juga turut serta menyampaikan materi. Turut hadir juga Kasi PMD Kecamatan Kandanghaur, Hj. Cicih Sukaesih, S.IP, dan Staf Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Kandanghaur Nursiman, S.E.
Selain itu juga, ada Rembuk Stunting Aksi Percepatan Penurunan Stunting, pemateri oleh Bidan Desa Wirakanan dari Puskesmas Kandanghaur, Rasti, AMd.Keb.
Di hari yang kedua, Minggu (29/6/2025) Malam, Staf Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Kandanghaur Nursiman, S.E, menyampaikan materi Pengelolaan Pasar Desa.
Selanjutnya, Syahniar Baharudin Taher menyampaikan materi Pelatihan Digital Marketing Untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Pada kesempatan itu, Syahniar Baharudin Taher menyampaikan materi dan praktik langsung seputar Lapak Desa yang sudah ada di Website http://wirakanan.desa.id.
Acara yang dihadiri Kuwu Wirakanan beserta Perangkat Desa Wirakanan, Lembaga Desa Wirakanan, Pendamping Desa Wirakanan Hamdani, S.PdI dan Abu Tolib, S.Sos, dan Pemcam Kandanghaur tersebut terlaksana dengan lancar dan sukses tanpa ada halang rintang apa pun.